Ojok podho kaget karo puisi “intermezo” ‘anak bangsa (t)’ yaa…. Jangan dianggap kotor-misuh, ini dimaksudkan konteks. Wong wujud nafsu jiwa raga “si Penulis” ini  juga sangat “sulit” dikendalikan, maunya jugaLanjutkan Membaca

Memang semuanya kembali kepada mental, namun bisa diminimalkan melalui sistem pola yang sehat dan amanah. Pola yang mendasar supaya ada dalam perilaku dalam kesadaran pola “kejadian” perihal diri, baik yangLanjutkan Membaca

(MENJALANI KEHIDUPAN SEBAGAI APAPUN, SIAPAPUN DAN BAGAIMANAPUN DAN BERAKTIFITAS DIMANA DAN BAGAIMANAPUN), TIDAK BERPECAH BELAH DIDALAMNYA. Tegaknya Addiin adalah tidak terpecah belah namun, berat bagi yang musrik (orientasi nafsu, ego,Lanjutkan Membaca

(Sekedar bacaan) semoga menjadi renungan yang mendorong “aksi” dan berbuah pejuang-pejuang yang terus berkembang, meningkat dan bertambah!!. Saya ingat pengendikan Guru kami (alm) Mbah Kyai Haji Muhammad Munawwar Afandi Abdullah,Lanjutkan Membaca