Kembangkan Pasar Ukril Gempil untuk Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan

Mengembangkan ekonomi kreatif UMKM di daerah pedesaan merupakan suatu langkah untuk meningkatkan pendapatan dan mengapresiasi kreativitas masyarakat. Salah satu cara adalah dengan menyelenggarakan pasar rakyat sebagai wadah untuk memasarkan produk unggulan mereka kepada konsumen. Sehingga sistem pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dapat dirasakan oleh pelaku UMKM di daerah pedesaan.

Seperti yang dilakukan oleh JATAYU (Jamaah Tatanan Wahyu) wilayah Magetan binaan Bapak Kiai Tanjung berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, menggelar acara pasar ukril gempil yang bertajuk Usaha Kreatif Terampil: Gerakan Ekonomi Mandiri Produktif dan Kolaboratif.

Program rintisan pasar rakyat ini digelar selama 3 hari, dimulai tanggal 7 – 9 Januari 2022. Acara dihadiri oleh Perangkat Desa, Ibu-ibu PKK, Pelaku UMKM dan Jamaah Jatayu Magetan. Tentu saja, protokol kesehatan tetap diprioritaskan selama penyelenggaraan acara.

Pasar Ukril Gempil menghadirkan produk UMKM seperti Batik Sidomukti, daster, pakain bayi, kerajinan sablon, kerajinan bambu atau barongan. Selain itu, produk UMKM ibu ibu PKK , susu Lawu, aneka camilan, Japo Nursery bibit, dan tanaman tabulampot turut mengambil bagian.

Dalam kesempatan itu, Zaenal Nur Arifin selaku ketua panitia, dalam sambutannya mengungkapkan pasar rakyat yang bernama Ukril Gempil tersebut merupakan kerangka untuk membangkitkan UMKM di pedesaan agar produk kearifan lokal dapat terangkat dan tersebar luas di tengah-tengah masyarakat.

“Pasar Ukril Gempil ini merupakan salah satu cara untuk mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat pedesaan agar geliat perekonomian dapat terangkat kembali. Karena selama dua tahun wabah pandemi Covid-19 membuat pendapatan UMKM menurun drastis,” ungkapnya.

Zaenal berharap dengan adanya pasar rakyat Ukril Gempil dapat membantu pelaku UMKM bangkit kembali untuk mengembangkan ekonomi kreatif secara meluas.

“Arti dari ukril gempil adalah barang siapa ‘ukril’ atau mau bergerak kreatif, aktif, berdaya, memberdayakan diri serta berbudidaya, maka akan ‘gempil’ atau pelan-pelan mendapatkan sesuatu dari proses yang dijalaninya tersebut. Karena hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. Oleh karena itu, kebutuhan manusia untuk terus berproses mesti terus dikembangkan dan diuri-uri sebagai bagian khas hidup bermasyarakat dalam kebersamaan, kekeluargaan dan guyub rukun. Sehingga, salah satu upaya yang kita bangun adalah dengan memberikan wadah pasar rakyat supaya perekonomian masyarakat meningkat,” pungkasnya.

Acara Pasar Rakyat Ukril Gempil dibuka langsung oleh Bapak Aris Hardjosoemarto selaku Sekretaris Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa sebenarnya masyarakat Desa Dadi memiliki banyak produk UMKM yang menarik dan unik, yaitu kuliner, kerajinan tangan, konveksi, dan masih banyak lainnya.

“Acara ini merupakan awal yang sangat baik dan akan terus dikembangkan karena dapat mendukung UMKM di Desa Dadi. Mengingat ada banyak potensi yang bisa dikembangkan lebih baik lagi. Sehingga kami sangat berterimakasih kepada Bapak Kiai Tanjung atas kepedulian dan perhatiannya melalui Jatayu wilayah Magetan sehingga dapat menyelenggarakan pasar rakyat di daerah kami,” ucapnya.

Beliau juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mengunjungi pasar rakyat ukril gempil agar manfaat dan kebersamaan masyarakat terbangun, bukan sekedar ramai pengunjung.

”Dukungan terhadap masyarakat sangat diharapkan karena untuk bersama-sama dalam membangkitkan UMKM di daerah pedesaan sehingga dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha masyarakat,” tandasnya memungkasi sambutan.

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.