Minggu, Desember 17, 2017

Merdeka? Sudah Merdekakah Saya? Bpk. Soekarno, “Perjuangan Kamu Lebih Berat!!!” Bagian...

Penataan upaya menuju terwujudnya komunitas “BALDATUN THOYYIBATUN WA-RABBUN GHAFUR” Bergetar saat mendengar kalimat Bpk Soekarno, ““perjuangan yang kami lakukan untuk mengusir penjajah telah selesai namun,...

Nabi Isa “Diurapi”, Demikian Pula Semua Nabi dan Semua Rasul Allah

Nabi Isa, Nabi Dzulkifli Sang Budha Sidarta Gautama, Nabi Ismail Sang Aji Saka utusan Ibrahim, berarti utusan Allah dan juga nabi Iskak, Nabi-nabi serta...

Humanisasi Air Kehidupan….Oh Manusia..!!

Ku menatap air telaga. Tatap pandang tajam ke dalam, Namun tetap tidak mau menampakkan rahasia dasarannya. Aku tidak berputus asa, kuteruskan nyala tatapan dengan harapan...

ISLAM ataukah KASLAN

(Sekedar bacaan) semoga menjadi renungan yang mendorong “aksi” dan berbuah pejuang-pejuang yang terus berkembang, meningkat dan bertambah!!. Saya ingat pengendikan Guru kami (alm) Mbah Kyai...

Bagaimana Kontektualisasi Beragama Anda??? Bagian 2

Tulisan ini hanya ilustrasi-ilustrasi. Belum saatnya-kah kita berpikir jernih, bukankah Allah telah menciptakan akal untuk berpikir rasional, berpikir masuk akal. Sesuai dengan kaidah-kaidah penciptaan. ...

Dahsyatnya Sakratul Maut

Alangkah dasyatnya sakratul maut itu yakni saat orang yang meninggal Ruh terusir keluar: 6. Al An'aam 93 وَلَوۡ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلظَّٰلِمُونَ فِي غَمَرَٰتِ ٱلۡمَوۡتِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ...

SERIBU AKAL

Begitu cerdas, ketika banyak pengunjung melihat si Pungki bergelantungan sambil lambai comot kacang dari genggaman lawan sekaligus teman. Pergi menjauh dengan terus memperhatikan keadaan...

KEHIDUPAN ADDIIN

(MENJALANI KEHIDUPAN SEBAGAI APAPUN, SIAPAPUN DAN BAGAIMANAPUN DAN BERAKTIFITAS DIMANA DAN BAGAIMANAPUN), TIDAK BERPECAH BELAH DIDALAMNYA. Tegaknya Addiin adalah tidak terpecah belah namun, berat bagi...

Puisi Anak Bangsa(t)

Ojok podho kaget karo puisi "intermezo" 'anak bangsa (t)' yaa.... Jangan dianggap kotor-misuh, ini dimaksudkan konteks. Wong wujud nafsu jiwa raga "si Penulis" ini ...

TERIAKAN JIWA

Jelas sakit... jiwaku berteriak dalam diam, mereka memandang kilatan mata sambil melirik jelas tertuju penuh penasaran melihat (jasad)ku berdiri tegap bagai patung yang tak...