SEJARAHNYA: Keberadaan yang Berhak dan Sah sehingga Wenang Menyampaikan Kebenaran AlHaqNya, Selalu Diingkari

0
245
views

(Bisa dibaca dengan cermat dalam Kontekstual kondisi saat ini)

(BACALAH DENGAN CERMAT DAN TELITI DENGAN LAPANG DADA, HATI TERBUKA PIKIRAN NALAR-RASIONAL, DENGAN MELEPASKAN SEGALA EGO KEFANATIKAN)

Kebanyakan manusia berprasangka setelah kerasulan N. Muhammad SAW bahwa tidak ada lagi penerus pelanjut risalah kerasulan, karena telah menjadi kesepakatan bahwa beliau Nabi Muhammad adalah Rasul penutup. Namun sungguh kesepakatan ini bertentangan dengan firman ayat-ayat Allah Sendiri,

Berprasangka tidak akan dibangkitkan Rasul. Jin selalu berprasangka pun manusia 72. Al Jin 7

وَأَنَّهُمۡ ظَنُّواْ كَمَا ظَنَنتُمۡ أَن لَّن يَبۡعَثَ ٱللَّهُ أَحَدٗا ٧

7. Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang YANG TERTUTUP, JUMUD KAKU, BEKU, fanatik, kultus, dan berbangga-bangga dengan keturunan darah birunya dan berbangga-bangga dengan golongannya sendiri), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul) pun.

Namun selalu di ingkari, dikatakan pendusta. Yasin 15

قَالُواْ مَآ أَنتُمۡ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحۡمَٰنُ مِن شَيۡءٍ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا تَكۡذِبُونَ ١٥

15. Mereka menjawab: “Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka”

Mengadanya Yang Berhak dan Sah dengan AlHaq dengan (ilmu) Dzikr, dengan hujah yang terang dan jelas, namun selalu diingkari 2. Al-Baqarah 87.

وَلَقَدۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡكِتَٰبَ وَقَفَّيۡنَا مِنۢ بَعۡدِهِۦ بِٱلرُّسُلِۖ وَءَاتَيۡنَا عِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ وَأَيَّدۡنَٰهُ بِرُوحِ ٱلۡقُدُسِۗ أَفَكُلَّمَا جَآءَكُمۡ رَسُولُۢ بِمَا لَا تَهۡوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ ٱسۡتَكۡبَرۡتُمۡ فَفَرِيقٗا كَذَّبۡتُمۡ وَفَرِيقٗا تَقۡتُلُونَ ٨٧

87. Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Musa Al Kitab (petunjuk dan pemberi petunjuk), dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut, sanad rante marante sambung gulowentah sama sekali tidak terputus dan tanpa jeda) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (sanad, alkitab alhikmah dan annubuwah, alhaq bi dzikr) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus.

Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul (DIANTARA KALIAN) membawa sesuatu (perihal ilmu dzikr, ilmu kasunyatan, ilmu hakekat) yang tidak sesuai dengan keinginanmu, lalu kamu menyombong (padahal kamu sama sekali tidak mengetahui); maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh.

Keterangan Rasul diabaikan, merasa bangga atas pengetahuan yang telah dimiliki. 40. Al Mu’min: 83

فَلَمَّا جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَرِحُواْ بِمَا عِندَهُم مِّنَ ٱلۡعِلۡمِ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ ٨٣

83. Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan-keterangan se-nyata-nya, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here