KEBENCIAN ALLAH BAGI YANG HANYA BISA BERDALIH, DAN YANG MERUSAK BUMINYA

0
157
views

Kirana Production [Video dari anak-anak Tim JatayuTV]


(walaupun kalian mengambil gambar tanpa terlebih dahulu bilang ke Bapak, dan maturnya setelah pengambilan, saya sampaikan terimakasih, ini Bapak gunakan untuk memanfaatkan waktu kosong sambil menggerakkan olah-raga, dan semoga memberikan motivasi kepada tim-tim PTSA MAKMURKAN BUMINYA)

Umat beragama larut terhadap pembatasan kaum yang tidak mengerti perihal keberagamaan, dengan membatasi teritorial wilayah beragama (dalam bertuhan), bahwa pelaksanaan beragama dalam menjalankan perintah Allah yang kemudian disebut sebagai pelaksanaan ibadah, hanya yang bernuansa ritualitas ibadah contoh bagi umat islam: sholat lima waktu, puasa, zakat, haji bagi yang mampu, demikian pada agama-agama yang lain. Tidak jauh berbeda.

Orang yang agamis telah terdefinisikan (di PLOT) dengan pembatasan perilaku-perilaku beragama dan yang bernilai ibadah hanyalah masalah-masalah syareat: ritualitas ibadah, fiqh, toharoh, mawarist, nikah, ibadah ritual, baca alqur’an, juga yang diperdebatkan: masalah bid’ah, khilafah, takfiri, tahlilan, yasinan, manakiban, slametan dan lain sebagainya.

Sehingga tampak pesan dan kesan bahwa orang yang agamis hanya masalah retorika, sangat lahiriyah sekali.

Akibatnya orang-orang yang tampak beragama, ketertinggalan di semua elemen, bidang garapan berdunia, science dan teknologi, dan hanya menjadi pengguna.

Telah terjajah dalam banyak hal, karena tidak ada kemandiriannya. Padahal para Nabi dan Rasul diutus yang ditunjukkan di dalam ayat-ayatnya tidaklah demikian.

Di masyarakat akar rumput sampai perkotaan telah begitu membudaya yang namanya kegiatan beragama yang telah dalam pembatasan-pembatasan tersebut: tahlilan, baca yasinan, sema’an hal ini sama sekali tidak salah. Namun mengetahui apa tidak, kalau yang dibaca itu salah satu ayatnya adalah menekankan KEMANDIRIAN yang luar biasa.

Contoh Di Yasin 33, disebutkan (difirmankan): hidupnya sebuah tanah adalah saat dikelola, digarap untuk memberikan kehidupan manusia dan untuk memperhatikan dan mengelola biji-bijian.

وَءَايَةٞ لَّهُمُ ٱلۡأَرۡضُ ٱلۡمَيۡتَةُ أَحۡيَيۡنَٰهَا وَأَخۡرَجۡنَا مِنۡهَا حَبّٗا فَمِنۡهُ يَأۡكُلُونَ ٣٣

33. Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan

Di Yaasiin 80 disebutkan bahwa energi terbarukan yakni kayu untuk di kelola, sebab pohon kayu sesungguhnya adalah penyerap energi matahari terbaik, yang dapat di manfaatkan oleh umat manusia.

ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلۡأَخۡضَرِ نَارٗا فَإِذَآ أَنتُم مِّنۡهُ تُوقِدُونَ ٨٠

80. yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu”

Dan MASIH BANYAK LAGI.

TIDAK SEKEDAR BERITA INFORMASI BAHKAN PERINTAH, MAKA NILAINYA ADALAH SETARA DENGAN PERINTAH-PERINTAH YANG LAIN, BERNILAI IBADAH.

MAKA DI DALAM SURAT ASH-SHAF DISEBUTKAN, “ORANG YANG BERIMAN UNTUK MEMAHASUCIKAN DIA “SUBHANAKA” BERARTI BERGERAK, BERAKTIFITAS, BUKTI MEMAHASUCIKAN DIA. DAN KEBENCIAN ALLAH KEPADA MEREKA YANG HANYA BERBICARA (DENGAN LISAN, NGOMONG DOANG, membaca tanpa memahami dan tanpa melakukan) TANPA MELAKUKAN AMAL PERBUATAN.

Rumusannya: bahwa saat seseorang pandai berdalih namun tanpa adanya kemampuan skill sama sekali maka hanya akan berbicara dan akan suka mengolok, mengkritik, mudah berprasangka, dan banyak efek negatif lainnya.

SAAT 7 LEMBAR KONSEP PEMBUATAN TAHU TEMPE DAN RAWON DENGAN BERBAGAI METODE DAN ASAL DAERAH KEMUDIAN HANYA DIBACA & DIHAPAL NAMUN TIDAK PERNAH DINYATAKAN UNTUK DILAKSANAKAN MAKA YANG MEMILIKI HAJAT AKAN MARAH DAN BENCI KARENA ACARA HAJATANNYA HANYA DISUGUHI BACAAN DAN TULISAN.

YANG DIPERLUKAN ADALAH JURU MASAK. BUKAN JURU BACA, JURU BICARA KONSEP MASAKAN.

Al Baqarah 11
11. Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”

Oleh: Bapak Kyai Tanjung

#Tauhid_AnNubuwah
#Kyai_Tanjung
#Pemurnian_Kemurnian
#Dhawuh_Aguru_Guru
#Keselamatan_Penyelamatan
#MakmurkanBumiAllah
#Negara_BaldatunToyyibatuWaRabbunGhafur
#JatayuTv
#Salam_Nusantara_Bangkit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here