Kemerdekaan Adalah Kemandirian Dan Kebangkitan

0
389
views

Banyak manusia, lisan telah bersyahadat, lisan bersholawat, sholat juga dilaksanakan, puasa dijalankan, bahkan haji juga dinaiki, lisan tutur sana sini. Namun tidak sedikit yang hanya simbol-simbol semata, hanya berhenti pada kalimat-kalimat indah, hanya berhenti pada lisan. Akibatnya terputus kabel penghubungnya.

Shalat, puasa dan haji semestinya akan membangun manusia yang berakhlak dan beradab. Penuh dengan kesopanan, kesantunan, penuh dengan pembicaraan yang arif dan berperilaku bijak. Namun terkadang yang terjadi justru bisa sebaliknya, semuci, riya’, sum’ah, ujub dan takabur, arogan, sombong, merasa suci, merasa cukup.

Sebelum haji, saat dimintai tolong langsung respon. Namun setelah haji, gara-gara tidak dipanggil “pak haji” kecewa, marah. Ini namanya telah dijajah simbol-simbol.

Shalat seharusnya akan membangun karakter penuh dengan adab, akhlak, dan peduli serta tenggang rasa, namun yang terjadi saling bertikai dan saling mengolok, merasa benar dan merasa suci (fakhsya wal munkar).

QS. Ash-Shaf 1-3.

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ١

يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفۡعَلُونَ ٢

كَبُرَ مَقۡتًا عِندَ ٱللَّهِ أَن تَقُولُواْ مَا لَا تَفۡعَلُونَ ٣

1. Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana
2. Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan
3. Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan

SAAT SESEORANG SHOLAT TERTIB, PUASA BAIK, HAJI BOLAK-BALIK. NAMUN SOSIALNYA BURUK, KEPEDULINYA SEMRAWUT, TOLERANSI ATAU MAKLUMNYA KALUT, SELALU IRI DAN DENGKI, BERKOMENTAR SELAU NEGATIF, DAN SUKA MEMUJI DIRI maka SESEORANG INI TIDAK MENGETAHUI YANG DIPERJUANGKAN. DAN INI ADALAH PERILAKU MUNAFIK.

SEBALIKNYA JIKA ADA ORANG YANG SEHARI-HARINYA PEKERJA KERAS, KREATIFITASNYA TINGGI, INOVASINYA BANYAK, KAYA RAYA, ISTRI LEBIH DARI TIGA, MOBIL DIMANA-MANA. NAMUN IBADAHNYA DITINGGAL, INI JUGA TIDAK MENGETAHUI APA YANG DIPERJUANGKANNYA. INI ADALAH FASIK.

INI BERKAITAN DENGAN PERILAKU IMAN DAN ISLAM. APA ITU IMAN DAN APA ITU ISLAM?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here