JALAN ORANG-ORANG YANG OLEH ALLAH TELAH DIBERI ANUGERAH NIKMATNYA MATI SELAMAT

0
1022
views

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Jalan orang-orang yang oleh Allah telah dianugerahi nikmatnya mati selamat. Dan rasa bahagia merasakan pulang kembali kepada Tuhannya. Adalah jalan mereka yang oleh Allah dengan hidayah-Nya dibuka dadanya guna memfusikan hati nurani, roh dan rasanya.

Hal seperti ini telah dibakukan Allah di dalam Ummul-Kitab (QS. Al Fatehah).
Yang Bismillah Ar Rahman Ar Rahim-nya dengan keyakinan sepenuh hati rasa hatinya ingat Ada dan Wujud-Nya Dzat Yang Empu-Nya nama Allah. Yang hanya bisa diperoleh (ilmunya) dari wakil-Nya Allah yang ada di bumi dan ditugasi sebagai Wasithah.

Adalah Dzat Yang Ar Rahman Ar Rahim.
(Rasa hatinya hamba dijadikan bisa menghayati kasih sayangnya sehingga menimbulkan rasa cinta dan rasa rindu kepada-Nya).

Alhamdulillah Rabbi al ‘alamin menjadikan hamba yang dibuka dadanya itu seyakinnya mengetahui bahwa diri hamba ini adalah kawula yang apes, hina dina, tidak bisa apa-apa, tidak punya apa-apa, bahkan tidak ada apa-apanya. Sehingga memujinya kepada Diri-Nya Ilaahi tidak akan pernah henti. (Dengan cara selalu mengingat-ingatNya dan selalu bersandar kepada Gurunya).

Rabbi al ‘alamin-nya mengetahui bahwa yang dimaksud Rabb oleh Allah adalah Diri-Nya Yang Al-Ghayb itu (IsiNya Huw). Tuhan semesta alam.

Ar Rahman Ar Rahim sama maksudnya dengan yang di atas. Diulang oleh Allah sebab disinilah letak/ kunci hamba ditarik oleh fadhal dan rahmat-Nya.

Maliki yaumiddin.
Dia (IsiNya Huw) adalah Tuhan sebagai Maha Raja yang berkuasa, melindungi, ngayomi, menjaga, memelihara, selalu mengawasi dan memperhatikan, mencukupi terhadap hamba yang sehari-harinya selalu berpasrah diri kepada-Nya.
Dan cara berpasrah diri ini tidak akan dijadikan bisa merasakan apabila tidak dengan selalu rela sujud kepada wakil-Nya Allah yang ada di muka bumi. (Maksudnya selalu mau melaksanakan Dawuh Guru).

Sehingga Iyyakana’budu wa iyya kanasta’in-nya tidak lagi pura-pura karena atas bimbingan Gurunya dilakukan dengan benar dan ikhlas.

Dan Ihdinashshirata al-mustaqim-nya, permohonan agar selalu diberi petunjuk di jalan lurus-Nya, jelas, nyata, dan pasti. Yaitu hidayah yang senantiasa membuat hatinya mau melaksanakan Dawuh Guru mengumpulkan bagusnya kewajiban syareat dan hakekat.

Itulah jalan orang-orang yang oleh Allah telah diberi anugerah nikmatnya mati selamat dengan rasa bahagia kembali kepada asalnya (kepada Tuhan).
Bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.
Yang dimurkai adalah mereka yang tidak menggunakan akalnya untuk percaya terhadap wakil-Nya Allah di bumi kemudian rela patuh dan tunduk kepadanya.
Tetapi malah sebaliknya.
Mendustakannya. Membencinya. Memusuhinya. Menentangnya. Menyakitinya dan bahkan mengusirnya dan membunuh ajarannya.

” Dan mereka yang sesat adalah mereka yang buta matanya bahwa di bumi ini ada wakil-Nya Allah yang ditugasi sebagai Wasithah.Yang dimurkai maupun yang sesat merekalah teman akrab iblis, jin dan syaitan yang didukung oleh nafsunya manusia.”

Saking keblingernya justru mengira dirinya memperoleh petunjuk.
Hanya kematian saja yang akan membuatnya menyesal yang luar biasa hebat. Sebabnya tidak lain ditempatkan di tempat yang penghuninya adalah iblis jin dan syaitan semuanya.

Pondok Sufi, Tanjung, 04–02–2012
Imam
Gerakan Jamaah Lil-Muqorrobin

M Munawwar Afandi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here