Munajat “YUSYBIH MUBAHALAH”

0
448
views

MENUJU BALDATUN TOYYIBATUN WARROBUN GHAFUR MEWUJUDKAN MASYARAKAT MADANI MAKA BERMUNAJAT “YUSYBIH MUBAHALAH”, WUJUDNYA JA’AL HAQ WA ZAHUQOL BATIL:

KEIMANAN ADALAH KEPASTIAN IKATAN PERSAKSIAN ATAS MENGADANYA ALGHAYBULLAH DAN PERSAKSIAN ATAS MENGADANYA NABI MUHAMMAD SEBAGAI NURMUHAMMAD, BUKAN DALAM KEPRASANGKAAN DAN KIRA-KIRA SERTA JUGA BUKAN KARENA NENEK MOYANG. DAN TIDAK ADA KEBENARAN, USWAH DAN BUDI DARMA YANG MELENCENG DAN BERPERILAKU MERUSAK.

ALHAQ MIN ROBBIKA SEBAGAI KEBENARAN DAN KEADILAN ADALAH HAK MUTLAK ALLAH. BUKAN MILIK PEMIKIRAN, PENDAPAT DAN KLAIM KELOMPOK, MAKA MARI BERDO’A “YUSYBIH MUBAHALAH”. BERSIHKAN DAN DINGINKAN PIKIRAN; BENINGKAN DAN JERNIHKAN HATI.

MUNAJAT DO’A “YUSYBIH MUBAHALAH

DENGAN NGE”NOL”KAN EKSISTENSI DIRI, SEMOGA KITA DAPAT MENGIKUTI KEBENARAN ALHAQNYA,

  • اللَّهُمَّ أَرِناَ الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقُنْاَ اتـِّباَعَهَ, وَأَرِناَ الْباَطِلَ باَطِلاً وَارْزُقنْاَ اجْتِناَبَهُ

“Ya Allah, tampakkanlah yang haq sebagai al haq bagi kami, dan jadikanlah kami orang yang mengikutinya. Tampakkan pula yang batil itu sebagai kebatilan bagi kami, dan jadikanlah kami orang yang menjauhi’nya.”

SIAPAPUN, KAMI-KAMI, KITA-KITA, MEREKA-MEREKA, SEBAGAI APAPUN, DIMANAPUN JIKA BERBUAT LALIM, BERBUAT DZOLIM KARENA EGO KEAKUAN NAFSU, KARENA GENGSI, KARENA IRI DENGKI, KARENA MEMBENCI, KARENA MERASA DIRI LUHUR DAN AGUNG, KEMUDIAN BERBUAT DAN BERTINDAK SERTA BERLISAN MERUSAK, MEMFITNAH, MENJATUHKAN, BIARLAH ALLAH WUJUDKAN KEADILANNYA, BIARLAH ALLAH MEWUJUDKAN PENGHAKIMANNYA, SEMOGA ALLAH MENENGGELAMKAN, MENYIRNAKAN, MEMUSNAHKAN SEGALA BENTUK KELALIMAN, KEDZOLIMAN DARI PERMUKAAN BUMI NUSANTARA Indonesia  … AAMIIN…

Youtube kata kunci “jatayu tv“.

PEMURNIAN MUNAJAT “YUSYBIH MUBAHALAH”

BERDO’A PEMURNIAN MUNAJAT “YUSYBIH MUBAHALAH” DEMI TEGAKNYA ADDIIN DALAM MEJALANI AGAMA YANG BENAR DAN DIBENARKAN DAN DEMI TERWUJUDNYA NEGARA YANG TATA TITI TENTREM KARTA RAHARJA, NEGARA YANG HANGADIL, NEGARA YANG MIMPIN DAN YANG DIPIMPIN PANDAI MENGADILI DIRI SENDIRI. TERWUJUDNYA BALDATUN TOYYIBATUN WARROBUN GHAFUR.

Negara Yang Baldatun Toyyibatun Warrobun Ghafur, Negara Yang Penuh Dengan Ampunan Allah.

A’udzubillahi minasysyaithannirrajim, Bismillahirrahmaanirrahiim, alhamdulillah Hirabil ’alamin, hamdan yuwafi ni’amahu, wa yukafii maziidah Ya rabbana walakal hamdu, walakasy syukru. Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa itrati ahlul bayti, wa ahlul baytin nabi, wa shahbihi bitto’ati Rasulullah SAW. 

Yaa Allah atas dasar perintah Engkau dan atas petunjuk Utusan-Mu untuk memohon…. Kami…, pada hari ini, memohon pertolongan dan belas kasih-Mu, Wahai Yang Selalu Memberi karunia pada makhluk-Nya, Wahai yang tangan-Nya terbuka dengan pemberian-Nya, Wahai Pemilik karunia yang mulia, sampaikan shalawat kepada manusia agung dan mulia Nabi Muhammad SAW dan itroti ahlul baytnya, dan ahlul baytnya serta sahabat-sahabat dalam ketataatannya, manusia yang terbaik akhlaknya.

Sungguh kami telah bersaksi atas Keberadaan Engkau dan atas keberadaan utusan Engkau. Sungguh kami telah bersaksi atas mengadaNya UtusanMu, Nabi Muhammad SAAW sebagai Cahaya NurMuhammad Engkau maka, kami memohon pertolongan dan belas kasihMU….tampakkan kebenaranMU Al-HaqMU, angkat kami pada  sisi terbaikMu, penuhkan segala permintaan untuk mengabdi kepada-MU, untuk menjalankan perintah UtusanMu dan untuk membela UtusanMu, tampakkan cita-cita terwujudnya Al-HaqMu yang sungguh merupakan cita-cita para AL-WASILATA pembawa risalah-Mu, tegaknya Risalah Rasul risalah Al-Kitab, Al-Hikmah dan An-Nubuwaah, Risalah Engkau, Tampakkan Cahaya-MU, sehingga terang benderang ajaran NabiMu, dan tampakkan secara nyata wujudnya kepatuhan, ketundukan dan kepasrahan dalam totalitas lahir dan batin pada diri kami, yang sesungguhnya adalah sebagai hak Engkau dan hak-hak junjungan NabiMU, Nabi Muhammad SAW.

            Ya Allah, Ya Tuhan kami ! Ampunilah kami, ampuni penduduk bumi yang meminta ampun kepada-Mu, ampuni pemimpin-pemimpin kami, ampuni penduduk Indonesia di bumi nusantara yang memohon ampunan kepada Engkau, ampuni kami dan ampuni mereka, gerakkan hati kami dan hati mereka untuk menuju kepada kebenaran Al-Haq Engkau, beri kesadaran kepada kami dan kepada mereka, sehingga dalam keimanan yang memakrifati Keberadaan-Mu dan jadikan kami menjadi hamba-Mu yang mukhlis wahai Yang Maha Mulia. Rengkuhlah kami, lindungi kami, dan rahmati kami.

Ya.. Allah, Ya Robbi, Ridhai permohonan kami…,  wujudkan cita-cita para pendahulu yang bercita-cita kepada bangsa ini, negara di bumi Nusantara ini menjadi negara yang tata titi tentrem karta raharja, negara yang santun, yang damai, yang tentram, dan terwujud tegaknya addiin yakni tidak berpecah belah, dan menjalani kehidupan diatas ketawadhukan dan kepasrahan dalam beribadah hanya kepada Engkau, negara yang penduduknya dalam keimanan dan ketaqwaan, negara yang penuh dengan barakah dari langit dan barokah dari bumi; dan bangsa dan negara ini, menjadi negara yang penuh dengan ampunan Engkau.

Ya Allah.. Ya Rabbi… wujudkan kemerdekaan yang sejati murni, merdeka lahir dan merdeka batin. Jadikan negara kami ini terbebas dari segala bentuk penjajahan dari bangsa lain; dan terbebas dari segala bentuk penjajahan kepentingan nafsu  arogansi ego keakuan: diri, kelompok, golongan, partai, suku, budaya agama kepercayaan yang merusak keutuhan, kedaulatan, kesatuan dan persatuan; serta terbebas dari penjajahan watak sifat dan perilaku: nafsu kebencian, kedengkian, olok-olokan, fitnahan ego arogansi keakuan; juga terbebas dari watak sifat perilaku orientalis sekuleris, materialis, kapitalis dalam kehidupan berbangsa bernegara.

Ya Allah Ya Rabbi.. jadikan penduduk bumi Nusantara ini memiliki sifat-sifat kasih, sifat-sifat sayang, sifat-sifat Rahman dan Rahim Engkau, tetapkan kami dalam kesadaran Al-Haq Engkau, Engkaulah yang sesungghnya menjadi tujuan semua perilaku kehidupan, tujuan para arifin, sebagai perwujudan ketuhanan yang Maha Esa pada perilaku kami. Ya Allah Ya Rabbi, Dzat Yang Maha Mutlak WujudNya, kami memohon belas kasih Engkau.. tolonglah kami

Ya Allah Ya Rabbi.. jadikan penduduk bumi Nusantara ini; kami dan mereka dalam kehidupan memanusiakan manusia seutuhnya dalam kesadaran ruhiyah rubbubiyah Ilahiyah Engkau, menjadi hamba dalam kesadaran penghambaan atas keberadaan Al-Haq Engkau, kesadaran atas daya dan kekuatan adalah milik-Mu, berikan kehidupan yang engkau penuhkan dengan keadilan dalam perilaku kesadaran kemanusiaan yang beradab dan berakhlak, sebagai perwujudan kemanusian yang adil beradab. Ya Allah Ya Rabbi, Dzat Yang hakekat asal fitrah manusia dari FitrahNya Sendiri, kami memohon belas kasih Engkau.. tolonglah kami.

Ya Allah Ya Rabbi. jadikan penduduk bumi Nusantara ini; dalam perwujudan kesadaran “ummatan wakhidah min nafsin wakhidah”, kesadaran diri dari Engkau, kesadaran membangun perbuatan kemaslahatan dan kebaikan serta kesadaran kembali lagi kepada Engkau. Ya.. Allah wujudkan watak, sifat dan perilaku kesatuan dan persatuan bangsa kami. Ya Allah Ya Rabbi, Dzat Yang dariNya berasal dan kepadaNya semua kembali,… kami memohon belas kasih Engkau.. tolonglah kami.

Ya Allah Ya Rabbi.. jadikan penduduk bumi Nusantara ini; antara yang mimpin dan yang dipimpin pandai mengadili diri sendiri, tumbuhkan kesadaran masyarakat penghamba yang Engkau penuhkan dengan hikmah Engkau, penuh dengan kearifan dalam kesadaran penghambaan, tanamkan dalam diri kami kesadaran ruhiyah batiniyah masyarakat demokrasi musyawarah rubbubiyah dengan Ilahiyah Engkau. Ya Allah Ya Rabbi, Dzat Yang Maha pengatur, Dzat Yang Maha pemutus perkara, Dzat Yang Maha Teliti,… kami memohon belas kasih Engkau.. tolonglah kami.

Ya… Allah Ya Rabbi,.. atas ridha dan maghfirah Engkau, jadikan negara kami negara yang penuh dengan ampunan Engkau, penuh dengan rahmat dan barokah Engkau, menjadi negara yang penduduknya beriman dan bertaqwa hanya kepada Engkau, sehingga Engkau limpahkan barokah dari langit dan barokah dari bumi Engkau. Sesuai dengan Firman Engkau, jika suatu penduduk negeri beriman dan bertaqwa sungguh kelimpahan barakah dari langit dan bumi. Ya Allah Ya Rabbi, Dzat Yang merahmati, dari Engkau semua tanah yang subur, dari Engkau semua tanaman yang tumbuh, dari Engkau semua hewan ternak berkembang biak, dari Engkau semua daya dan kekuatan berasal, dari Engkau asal semua kehidupan, dan hanya kepada Engkau semua akan kembali ,… kami memohon belas kasih Engkau.. tolonglah kami.

Ya.. Allah, mampukan kami melihat, mencermati, keanekaragaman bangsa kami menjadi kekayaan pengikat kesatuan dan persatuan diantara kami, sungguh sebab tidak ada perilaku kebenaran uswah, budi darma yang melenceng dan merusak.

Ya Allah kami mengadu.., Ribuan tahun kebenaran Al-Haq ajaran Risalah kerasulan, ajaran risalah Al-Kitab, Al-Hikmah dan An-Nubuwah dengan ilmu An-Nubuwah telah disalahpahami, dibenci, disingkirkan, disia-siakan, diolok-olok, difitnah, dikejar-kejar, dihabisi bahkan dibunuh.

Ribuan tahun lamanya Al-Haq Engkau, ajaran An-Nubuwah, ajaran risalah kerasulan selalu bersembunyi diantara ketakutan dan kekhawatiran dari nafsu-nafsu dan ego-ego kekuatan dan kekuasaan dari para pembenci, para pengolok, para pemfitnah kebenaran Al-Haq Engkau; bersembunyi dari orang-orang yang takut jika Al-Haq Engkau menampak dipermukaan bumi-Mu, karena prasangka mereka, yang mereka mengira akan kehilangan status kemapanannya, bersembunyi diantara keramaian dan gejolak gemerlapan kehidupan dunia yang telah menutup dan melenakan adanya kebenaran Risalah inti, ajaran kerasulan untuk tatanan kehidupan lahir dan batin, untuk tatanan keselamatan dunia dan akherat dan supaya tidak didalam kesia-siaan, dan jika sewaktu-waktu masa pakai jasad habis di dunia mengetahui dengan pasti jalan pulang kembali kepada-Mu lagi.

Banyak manusia mengira bahwa kholifah Engkau berbicara mengenai kekuatan dan keuasaan, padahal kholifah adalah wakil Engkau di bumi, sebab Engkau tidak menampak dipermukaan bumi-Mu maka Engkau membuat khalifah, yang mengajarkan risalah Tauhid: Al-Ktab, Al-Hikmah dan An-Nubuwah supaya kehidupan yang dijalani didalam kepastian ikatan persaksian ilmu nubuwah-Mu sehingga dapat mendzikiri-Mu. Ajaran yang menunjukkan Keberadaan Al-Ghayb Engkau, supaya berimannya bersama dengan Al-Ghayb Engkau, yukminuuna bilGhaybi menjadi jelas dan gamblang untuk dijalani dan tidak ada keraguan sama sekali didalamnya menjadi nyata.

Namun wajah kebenaran Al-Haq min RabbiKa telah sedemikian rumit, pelik dan rancu untuk memilah dan memilih supaya tetap diatas jalan Shiratal Mustaqim-Mu, memegang kebenaran Al-Haq Engkau bagai memegang bara api, sebegitu samar, sebegitu buram, dan telah saling klaim pembenar masing-masing tanpa hujah nyata dalam ikatan persaksian. Dan berbangga-bangga terhadap: diri, keluarga, kelompok, symbol-simbol dan golongan serta bersikap kaku, beku, taklid buta, keras kepala telah sedemikian menjadi kebiasaan dan merajalela, menjalani beragama dalam beraddiin telah terliputi dalam keprasangkaan, kira-kira yang merajalela, namun sudah pada tingkat tidak sadar kalau berprasangka dan kira-kira.sehingga semakin menjauh dari kebenaran Al-Haq Engkau.

Ya Allah, ya Rabbii. Sesuai dengan janji Engkau yang telah dicita-citakan para pendahulu para kekasih Engkau, Adam sufiullah, Idris kholifatullah, Ibrahim khalilullah, Musa kalamullah, Daud khalifatullah, Isa Ruhullah, Dzulkifli sang darma budi, Ishaq dan Ismail sang pewaris, Muhammad Nurullah Sang penyempurna Cahaya terpuji Engkau dan semua para nabi dan para utusan Engkau yang telah mecita-citakan gumelarnya Ilmu kenabian, digelarnya “ilmu Nubuwah” dengan tatanan malakah rubbubiyah ilahiyah Al-Haq Engkau wujud diatas permukaan bumi-Mu dan  terwujudnya Negara Baldatun Toyyibatun war Rabbun ghafur. Negara damai penuh dengan rahmat Engkau penuh dengan ampunan Engkau, penuh dengan barakah dari langit dan bumi Engkau.

  • اللَّهُمَّ أَرِناَ الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقُنْاَ اتـِّباَعَهَ, وَأَرِناَ الْباَطِلَ باَطِلاً وَارْزُقنْاَ اجْتِناَبَهُ

“Ya Allah, tampakkanlah yang haq sebagai al haq bagi kami, dan jadikanlah kami orang yang mengikutinya. Tampakkan pula yang batil itu sebagai kebatilan bagi kami, dan Engkau jadikanlah kami orang yang menjauhinya.”

Ya Allah atas persaksian atas mengadanya keberadaan Al-Ghayb Engkau, dan bersaksi atas Mengadanta Nabi Muhammad sebagai Cahaya Terpuji-Mu.

Ya.. Allah kami mengadu ya… Rabbii keprihatinan terhadap situasi dan kondisi, keadaan yang tidak menentu dan tidak jelas dalam situasi mengambang saat ini.. dan telah merajalela, perebutan kekuasaan dan kekuatan dan  pertikaian merajalela; saling klaim kebenaran, dan prasangka-prasangka hal yang dianggap biasa; saling sindir saling menjatuhkan saling mengolok saling memfitnah, bahkan pembunuhan menjadi-jadi, dekadensi moral, mental dan perzinahan, semakin terang-terang dan nyata; berbangga-bangga terhadap diri, kelompok, golongan, jadi sandangan sehari-hari; ego nafsu keakuan, fanatik, kaku, beku, taklid dan kultus, dianggap kebenaran; perilaku sara (suku, agama ras dan antargolongan) semakin tidak terkendali; dan hanya orientasi lahiriyah, simbol-simbol, plakat-plakat, dan pencitraan, jargon-jargon dianggap telah beragama. Orientasi system ideologi kehidupan pada paradigma hidonis, sekuleris, materialis, kapitalis yang di diutamakan, dipedomi bahkan, tuhankan.

Ya Allah Ya Rabbi kami memohon belas kasih Engkau.. tolonglah kami.

Ya.. Allah.. ya Robbi… Ya Tuhan kami, janganlah Engkau biarkan seorangpun diantara orang-orang yang dzolim dan lalim yaitu orang-orang yang berwatak, bersifat berperilaku jumud; ta’asub; fanatik, taklid buta, kaku, beku, keras kepala, semuci, suka berprasangka, sombong, arogan, merasa telah berada didalam kebenaran, arogansi ego nafsu keakuan, berbangga-bangga kepada diri, kelompok dan golongannya, orientasi kepentingan kekuatan dan kekuasaan, sehingga kemudian bertindak dan berlisan: mengolok, menggunjing, suka menjatuhkan; melecehkan, menghujat serta menghakimi dan menyakiti kelompok dan golongan yang tidak sepaham dan tidak sekeyakinan; memfitnah, bahkan membunuh kebanaran alhaq-Mu, berperilaku riya’, sum’ah ujub dan takabur;  perusak kesatuan persatuan, perusak bangunan kebersamaan dan kekeluargaan, perusak ikatan mahabbah bi rouhillah, perusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara tinggal di atas bumi Engkau, bumi Nusantara, bahkan di permukaan bumi Engkau seluruhnya.

Ya.. Allah Ya Rabbi bebaskan bumi ini, bebaskan Nusantara ini, bebaskan Indonesia ini dari orang-orang yang dzolim dan lalim tersebut.

Ya Allah Ya Rabbi…. Ya Tuhan kami,…. jauhkan, singkirkan, tenggelamkan, lenyapkan bahkan binasakan dari permukaan bumi-Mu segala bentuk kekuatan dan kekuasan yang lalim, yang dhalim dari segala kekuatan dan kekuasaan bangsa jin, dari bangsa syetan dan dari bangsa manusia, ya.. Allah hanya kepada Engkau kami memohon belas kasih dan pertolongan, …tolonglah kami.

Ya.. Allah.. ya Robbi… Ya Tuhan kami. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, menutup Al-Haq Engkau, menutup ajaran kebenaran Risalah Rasul Engkau, dan tidak akan terwujud cita-cita para utusan Engkau, para kekasih Engkau, wujud gumelarnya Ilmu Tauhid, ilmu Nubuwah dan tidak terwujudnya negeri yang baldatun toyyibatun warrobum Ghafur, negara yang merdeka sejati lahir dan batin, negara yang tata titi tentrem karta raharja loh jinawi, antara yang mimpin dan yang pimpin pandai mengadili diri sendiri yang telah dicita-citakan oleh para pendahulu kami.

Ya.. Allah Ya Tuhan Kami… Dan janganlah Engkau biarkan dan tambahkan bagi orang-orang yang dzalim dan lalim, pembenci, pendengki, penggunjing, penghujat, pengolok, perusak, penghalang terwujudnya kebenaran keadilan, penghalang wujudnya kesatuan dan persatuan, pemfitnah, apalagi pembunuh kebenaran Al-Haq Engkau, ya.. Allah Ya Rabbi selain kebinasaan, cabutlah, singkirkan, tenggelamkan, hilangkan dari permukaan bumi-Mu, kecuali yang kemudian bertaubat dan kembali kepada yang benar dan dibenarkan dan mengikuti kapada yang atas kehendak-Mu dalam AlHaq adalah min rabbiKa, ya Allah keputusan dan penghakiman semuanya kami haturkan kepada Engkau Piyambak.

Ya.. Allah Ya Rabbi…. Dengan ar-Rahman dan ArRahim-Mu, wujudkan bangsa ini, negeri yang baldatun toyyibatun warrobun ghofur, negeri yang aman sentosa yang menghantarkan kedepan pintu gerbang kemerdekaan yang sejati murni, merdeka lahir dan merdeka batin, karena penuh dengan ampunan Engkau. Selamatkan bumi Nusantara ini dari orang-orang yang lalim, yang dzolim, yang merusak.

Ya.. Allah Rabbi.. Ya Tuhan kami… kami berserah diri kepada Engkau, Engkau Sang Hakim Agung, Engkau Sang Maha Adil, Engkau Sang pemberi keputusan, Engkau Sang Penentu kebenaran, engkau Sang pemutus perkara….

Untuk itu  Ya Tuhanku ! ampuni kami, ampuni penduduk bumi yang meminta ampun kepada-Mu, ampuni pemimpin-pemimpin kami, ampuni seluruh penduduk bumi, ampuni penduduk bumi nusantara Indonesia yang memohon ampunan kepada Engkau, gerakkan hati kami dan hati mereka untuk berbuat kebaikan, kemaslahatan, untuk memiliki watak, sifat, perilaku keharmonisan, keselarasan, kedamaian, saling menghormati, saling menghargai, saling respon, respek, tanggap dan peduli operasional, serta menuju kepada kebenaran Al-Haq Engkau, beri kesadaran kepada kami dan kepada mereka. Tempatkan kami menjadi hamba-hamba-Mu yang mukhlis.

Ya Rabbi…. jangan jadikan kami, menjadi orang-orang yang Engkau sesatkan, yaitu orang yang tidak sampai kepada-Engkau, yang pada saat masa pakai jasad telah habis di dunia, yang mereka tidak selamat tidak kembali kepada Engkau, karena tidak mengetahui pintu pulangnya, setelah meninggalnya mereka mengatakan, “ Ya Tuhan kami kembalikan kami ke dunia walaupun hanya sesaat, niscaya kami akan mematuhi seruan Utusanmu, dan mengikuti rasul-Mu” yang mereka telah Engkau fonis dalam kesesatannya, karena iri, dengki, dan prasangka karena berimannya dengan buku dan dengan konsep akal pikiran tanpa ilmu yang menjadikan bersama dengan Al-Ghayb Engkau, tanpa alimul Ghaybi wasy syahadati, namun merasa telah makrifat, sehingga mereka tidak benar-benar bersaksi namun, mereka telah merasa cukup, merasa telah didalam kebenaran, merasa telah menjadi ahli surga Engkau karena prasangka dan kira-kira dan penyakit hati, yang telah melekat.

 

Subhanakallahumma, ya.. Allah… ya Rabbi….

رَبَّنَا ٱفۡتَحۡ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَ قَوۡمِنَا بِٱلۡحَقِّ وَأَنتَ خَيۡرُ ٱلۡفَٰتِحِينَ ٨٩

Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya

رَبَّنَآ ءَامَنَّا بِمَآ أَنزَلۡتَ وَٱتَّبَعۡنَا ٱلرَّسُولَ فَٱكۡتُبۡنَا مَعَ ٱلشَّٰهِدِينَ ٥٣

Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (atas mengadaNya Al-Ghaybullah yang mutlak Wujud-Nya, Mutlak KeberadaanNya)”

Duuh Dzat Yang Maha Kuasa, Dzat yang Maha Adil, Dzat pemutus perkara, Dzat tempat memohon dan tempat bergantung Permohonan ini kami haturkan semoga dalam ridha dan maghfirah serta fadhal dan Rahmat Engkau, Engkaulah Dzat Yang Maha penerima do’a hambanya.. semoga dalam syafaat Rasulullah dan mendapatkan berberan berkah sawab dan pangestu Guru Wasithah….. aamiin, aamiin, aamiin.

RABBANA ATIINA FID DUNYA KHASANAH……….. (3X)

Allahumma sholi wa salim wabarik ala sayyidina Muhammad wa ala alihihi adada in’amika wa ifdhalika qod dooqot hillati adrikni ya Rasulullah, qod dooqot hillati adrikni ya Allah, ya rabii,  ….amiin…amiin…amiin.

Pendosa@sang Feqir

Imam JATAYU AnNubuwah

Muhammad Sulaiman Kurdi Tanjung Alfaqiri Abdullah.

(Kyai Tanjung)

Berita sebelumya
Berita berikutnya
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here